s

Uncategorized

Pemkab Banyumas tutup sementara seluruh liburan jembatan kaca

Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menutup sementara seluruh obyek liburan yang mempunyai wahana jembatan kaca usai insiden pecahnya jembatan kaca di The Geong sampai menewaskan seorang pengunjung.

“Kami tutup sampai dikeluarkannya sertifikat sesuai fungsi. Jadi, sebelum sertifikat sesuai fungsi ini keluar, semuanya belum boleh diaplikasikan,” kata Penjabat Bupati Banyumas Hanung Cahyo Saputro ​​​​​​ di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis.

Hanung mengatakan hal itu terkait insiden pecahnya jembatan slot77 kaca di obyek liburan “The Geong”, Hutan Pinus Limpakuwus, Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas.

Insiden yang terjadi pada Rabu (25/10) hal yang demikian mengakibatkan empat pelancong terperosok sesudah menginjak lembaran kaca sampai pecah. Dari empat korban hal yang demikian, dua orang di antaranya sempat bergelantungan pada kerangka jembatan dan dua orang lainnya jatuh ke bawah.

Menurut Hanung, Pemkab Banyumas akan membuat surat edaran dan mengumpulkan seluruh pengelola wahana liburan, Selasa (31/10), untuk asesmen ulang kepada tempat liburan yang berisiko tinggi, dengan difasilitasi Satuan Polisi Pamong Praja, dinas profesi biasa, dan organisasi perangkat tempat kabupaten setempat.

“Sebelumnya, (pengelola obyek liburan) sudah ditelepon oleh teman-teman dinas supaya seluruh tutup dulu sementara. Seluruh wahana yang mempunyai potensi seperti ini ditutup sementara,” tegasnya.

Hanung juga sudah mengunjungi seorang korban insiden jembatan kaca The Geong yang sedang menjalani perawatan di Unit Geriatri Paviliun Abiyasa RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, Purwokerto.

Menurut ia, korban kini masih menunggu hasil pemeriksaan computed tomography (CT) scan, sehingga belum bisa diambil tindakan.

“Namun, kondisinya bagus, sadar, dan bisa bicara. Bahkan, bisa cerita runtut mulai bagaimana beliau itu jalan sampai jatuh, melainkan menyebutkan waktu jatuhnya, enggak ingat, dan baru sadar sesudah sampai rumah sakit,” kata Hanung.

Dia juga memberi tahu bela sungkawa kepada seorang korban meninggal dunia pengaruh insiden hal yang demikian.

Insiden pecahnya jembatan kaca “The Geong” di wilayah liburan Hutan Pinus Limpakuwus terjadi pada Rabu (25/10), sekitar pukul 10.00 WIB. Peristiwa itu terjadi dikala 11 pelancong dari Cilacap sedang menjajal wahana jembatan kaca.

Saat beberapa pelancong berada di salah satu spot jembatan kaca setinggi 10 meter itu, tiba-tiba kaca yang mereka injak pecah. Hasilnya, empat orang terperosok, di mana dua orang di antaranya jatuh ke tanah dan dua orang lain bergelantungan pada kerangka jembatan.

Seorang pelancong berinisial FA (49) diucapkan meninggal dunia sesudah jatuh, sedangkan korban AI (41) mengalami luka-luka. Sementara itu, korban yang bergelantungan pada kerangka jembatan adalah WA (39) dan SSP (45).

You may also like...

error: Content is protected !!