s

Uncategorized

Daerah Tamasya Paling Aneh di Dunia Kongkrit

Siapa bilang destinasi tamasya dikunjungi cuma sebab keindahannya? Ada juga yang didatangi sebab keunikan yang dimilikinya. Tak percaya? 5 Destinasi ini menjadi kongkretnya.

Ini bukanlah destinasi yang menawarkan keindahan alam, atau kecantikan lainnya. Ini yakni destinasi yang menawarkan tamasya berbeda yang mungkin belum pernah Anda bayangkan. Turis yang datang akan disuguhkan dengan keunikan suatu tempat tamasya.

1. Pulau Boneka, Meksiko

Destinasi aneh pertama yang ramai dikunjungi turis yakni Pulau Boneka di Meksiko. Ini yakni pulau yang diketahui angker sebab dihuni oleh ribuan boneka tak terawat yang menggantung di pohon. Pun, banyak boneka dengan situasi termutilasi, entah tinggal badan, kepala atau cuma tangan saja di sana.

Konon, pulau itu ditempati oleh seorang pertapa, bernama spaceman pragmatic Don Julian Santana. Ia menghabiskan 50 tahun hidupnya untuk menetap di sana. Dalam kesaharian, Don Julian selalu dihantui oleh hantu buah hati kecil yang tewas karam di pulau hal yang demikian. Karenanya, Don menggantungkan tiap-tiap boneka ke pohon-pohon untuk menenangkan hantu buah hati kecil yang terus menerornya.

Tetapi angker, sebagian turis yang datang ke tempat ini seolah mendengar bisikan-bisikan dan selalu diawasi oleh tiap-tiap boneka. Anehnya, sedangkan diketahui angker, pulau ini ramai dikunjungi pelancong, lebih-lebih para penantang nyali. Bagaimana dengan Anda?

2. Kuil tikus, India

Sebuah kuil biasanya dikunjungi turis sebab mau beribadah, atau sekadar menikmati atmosfer di sana. Sebab tak dengan The Karni Mata Temple di India. Kuil ini ramai dikunjungi turis justru sebab keunikan yang dimiliki.

Penasaran keunikan apa yang dimilikinya? The Karni Mata Temple terbukti yakni rumah bagi 20.000 ekor tikus. Bukan sebab kuil yang jorok atau dekil, tapi jemaah yang sengaja memelihara tikus-tikus itu.

Datang ke sana, turis lantas dihadapkan dengan pemandangan yang tak lazim. Sekali melangkah, Anda lantas mengamati tikus berkeliaran di mana-mana. Ada yang di gagang pintu, kolong meja, atau malahan di sela-sela ventilasi.

Bagi pengurus dan jemaah kuil, tikus-tikus itu masuk dalam kelompok suci. Tiap-tiap itulah, para jemaah dengan penuh kasih sayang merawatnya. Pun hari, mereka menyediakan puluhan mangkuk berukuran besar berisi susu dan makanan untuk si tikus. Ya, tikus di kuil ini memang istimewa.

Pun, saking istimewanya, makanan dan minuman sisa tikus malahan jadi berharga. Banyak pelancong menyantap makanan atau minuman sisa tikus di sini sebab dianggap memiliki khasiat. Aneh? Ya, percaya tak percaya…

3. Dinding penuh permen karet

Geli! Mungkin itulah kesan pertama yang dirasakan pelancong saat pertama kali datang ke Bubblegum Alley di California, AS. Tak tak, dinding sepanjang 21 meter yang ada di gang ini dipenuhi dengan tempelan permen karet. Hiii!

Memang aneh, sebuah dinding yang dipenuhi dengan permen karet dan terkesan jorok, malahan jadi atraksi tamasya yang banyak dikunjungi turis. Hampir tiap-tiap pagi, siang dan malam tempat ini ramai dikunjungi turis.

Tak ada yang pernah tahu, bagaimana permulaan mula kultur menempel permen karet terjadi. Tetapi terang, sekarang kultur ini menjadi pemandangan menarik di California, dan jadi salah satu lokasi yang diincar para turis. Banyak orang menganggap Bubblegum Alley sebagai wujud kreativitas dan memiliki nilai seni yang tinggi.

Usut boleh usut, terbukti kultur tembok permen karet ini bukan cuma ada di California. Masih ada 2 tempat lain terbukti juga memiliki dinding dengan tempelan permen karet, yakni Wall Gum di Seattle, AS dan Tembok Berlin di Jerman. Cuma ke sana?

4. Museum rambut

Apa yang Anda bayangkan semacam itu masuk ke dalam sebuah ruangan yang dipenuhi dengan ribuan helaian rambut wanita? Mungkin ngeri dan aneh jadi satu. Awal ini bisa Anda lihat bila datang ke Cappadocia di Turki.

Kota yang diketahui dengan rumah di tebing batu ini terbukti memiliki lorong yang dipenuhi dengan ribuan potong rambut wanita, Hair Museum namanya. Gua ini berada di bawah kios gerabah dan menaruh ribuan warna, panjang dan jenis rambut yang berbeda. Daerah satu yang sama, rambut yang disimpan yakni rambut wanita.

Tamasya mula pembuatan museum ini yakni saat salah satu teman wanita pemilik kios akan meninggalkan kota. Sebagai kenang-kenangan, wanita hal yang demikian memotong sedikit bagian rambutnya. Kisah ini malahan menyebar dan membikin pengunjung kios lain untuk berpartisipasi. Mereka turut memotong dan merekatkan rambut, komplit dengan kertas bertuliskan nama dan nomor telepon.

Keunikan ini malahan sukses mengundang banyak turis untuk datang dan mengamati lantas koleksi rambut di Hair Museum. Tetapi lebih asyik lagi, untuk mengamati ribuan koleksi rambut, museum tak mematok tarif masuk.

You may also like...

error: Content is protected !!