s

Uncategorized

Buka Mulai Petang Hingga Malam, Kampung Pelangi Banjarbaru Sekarang Dilengkapi Pusat Masakan

Rencana Pemkot Banjarbaru untuk mempermak kawasan itu berdaya guna dari sektor wisata perkotaan dan pusat kuliner bahkan sudah terwujud. Secara bertahap, kawasan itu disulap sebagai area kuliner di Kota Idaman.

Konsep kawasan kuliner Kampung Pelangi, Khairil Anwar mengucapkan secara bertahap sudah berdiri beberap stan kuliner baik makanan khas Banjar maupun nasional di kampung tersebut.

Malah, menurut dia, ada beberapa warga bahkan tertarik bergabung guna menghidupkan kawasan itu tidak hanya jadi objek swafoto dengan keunikannya, melainkan juga menambah penghasilan para penghuni.

“Dari hasil rapat bersama dengan warga Kampung Pelangi, sudah disepakati dijadikan https://crossings-restaurant.com/ kawasan kuliner di daerah itu. Malah, ada beberapa warga yang siap menjadi pengusaha kuliner. Termasuk, Pak ketua RT setempat, Zarfa Al Nabel Maulana,” ucap pencetus konsep kawasan kuliner Kampung Pelangi.

Menurut dia, layak agenda kawasan kuliner Kampung Pelangi ini akan dibuka Walikota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin pada Sabtu (23/10/2021) pekan nanti. Dengan semacam itu, warga bisa berkunjung merasakan aneka menu yang dipasarkan sembari merasakan atmosfer lingkungan ala Kampung Pelangi.

Staf Pribadi Walikota Banjarbaru ini mengatakan untuk tahap awal kawasan kuliner Kampung Pelangi dibuka secara terbatas sebab masih berada pemberlakuan pengaturan kesibukan masyarakat (PPKM) dari pukul 15.00 hingga 22.00 Wita.

“Memang, bila dilihat dari potensinya besar untuk digarap usaha kuliner dari pagi hingga siang hari. Melainkan, untuk tahap awal kita batasi dari petang hingga malam hari dahulu,” ucap kader PPP ini.

Menurut Khairil, ternyata antusiasme warga Kampung Pelangi sangat luar umum dalam menyambut agenda itu, dari 10 stan kuliner tersedia sudah ada yang mendapatkan sebanyak 18 orang.
Ia bahkan masih ada beberapa warga yang sebelumnya sudah ikut serta mendaftar, melainkan tidak bisa berhadir dikala pembagian rombong tadi. Ya, bila ditotal keseluruhan, mungkin lebih 20 warga yang teregistrasi untuk berjualan,” beber Khairil.

Sebut mengucapkan masing-masing warga bahkan berharap menjual beraneka variasi kuliner dari tradisional maupun kekinian. saja, seperti ketupat batumis, soto, juga sate.

“Ada pula berharap yang berjualan martabak mini, aneka olahan sosis, nuget, pentol, cilok. Insya Allah, ada juga warga yang berharap memberi tahu pisang goreng, untuk-untuk, apam batil, puracit, hingga bubur baayak,” katanya.

ini, diakui Khairil, menandakan motivasi warga untuk berwira usaha terutama di bidang kuliner sangat tinggi di Kampung Pelangi. Apalagi, suasana kampung yang sudah kesohor ikut serta memicu para pengunjung penasaran untuk merasakan keindahannya.

“Makanya, kami sekarang memasang fasilitas lampu penerangan. Ya, teladan seperti restoran-restoran akan kita desain di daerah itu. Jadi, para pengunjung benar-benar bisa merasakan estetika kampung sekaligus merasakan aneka kuliner yang dipasarkan nanti. Rencananya, untuk pengelolaan kami serahkan kepada karang taruna setempat,” pungkas Khairil.

You may also like...

error: Content is protected !!